writing is a power!!!!
saya ga pernah lupa sama kalimat yang satu ini. tp ga tau knapa, sekarang malah saya ga ada power sama sekali untuk menulis. saya menyadari, dan menyakini, bahwa menulis adalah passion saya. tapi sekarang begitu saya gagal, saya enggan untuk membangun semuanya lagi.
kegagalan saya ini bukan yang pertama kali, dan kegagalan yang saya alami nyaris karena hal yang sama. naskah hilang, harddisk rusak, dan ga punya soft copy lagi. atau saat kritik yang terdengar sangat menyakitkan yang kerap melemahkan kekuatan saya. bukan salah saya kalau orang lain ga suka dengan cerita yang saya buat.
malam ini, writer's block itu benar benar terasa. untuk kesekian kalinya saya hanya menatap document kosong tanpa berminat mengetikkan satu atau dua potong kalimat disana. saya pikir, semua orang pasti pernah mengalami apa yang saya alami ini. penulis penulis yang uda punya nama pun pasti kadang merasa buntu. apa lagi saya, saya masih amat juniol, seperti siput yang mencoba menatap dunia.
kadang saya merasa amat menyesal, kenapa saya mengulangi kesalahan yang sama?
kenapa saya tidak mengcpoykan soft copy naskah saya ditempat lain?
namun saya tidak merasa putus asa.
saya masih ingin menulis, hanya saja saya ga tau, kapan saya akan memulainya lagi, dan dari mana saya harus memulai semuanya?
saya juga ga ingin menyalahkan siapa-siapa, saya ga mau menyalahkan kakak saya yang sudah berusaha setengah mati mengembalikan semua data-data saya yang hilang, termasuk naskah berharga itu. saya ga mau menyalahkan teman saya yang sudah memberikan virus pada laptop kesayangan saya.
saya percaya, semua ini ada alasannya, dan ada tujuannya. supaya saya lebih berhati-hati menyimpan naskah kebanggaan saya.
sekarang ini pun saya telah bertekad, untuk tidak asal-asalan lagi, dan TIDAK hanya "mengalir" saja dalam menulis.
dan sebenarnya ada beberapa pihak yang benar-benar memotivasi saya, seakan-akan mereka rindu melihat saya begitu berapi-api menulis cerita. dan saya pun percaya, sebentar lagi pasti saya akan bergairah lagi dalam menulis.
yang saya perlukan saat ini mungkin cuma waktu, waktu untuk merenung dan berpikir. apa lagi yang akan saya tulis? cerita macam apa lagi yang akan membuat saya larut dalam atmosfer yang saya ciptakan sendiri?
pasti saya bisa.
dan pasti kamu juga bisa.
kadang kita stuck, merasa bosan atau bahkan kecewa pada dunia yang amat kita sukai. tapi jangan biarkan kamu terlarut dalam bosan dan kecewa itu.
karena kecewa ga menghasilkan apa-apa.
TAKE IT SLOW. MAKE IT FLOW. LET IT GLOW...
salam manis dari tikii yang selalu manis
WELCOME TO MY BLOG
blog ini 'sedikit' berbeda dengan blog saya sebelumnya. masih blog abal-abal dengan beragam makna hahaaa...
enjoy.
salam manis dari tikii yang selalu manis...
blog ini 'sedikit' berbeda dengan blog saya sebelumnya. masih blog abal-abal dengan beragam makna hahaaa...
enjoy.
salam manis dari tikii yang selalu manis...
Senin, 04 April 2011
Jumat, 01 April 2011
note from a film
In Your majesty
You create difference
In my arrogance,
I question Your wisdom
In Your mistery
You create temptation
In my inferiority
You make me more than I am
So here I am
Surrender me in agony of Your love
Surrender me in the irony of Your law
Lead me to the joy of love redivined
Teach me how to love you more
Cin(T)a
Teman...
Teman…
Seberapa berartinya saya dimata kalian?
Tidakkah kalian tau, saya sangat mengasihi kalian..
Saya selalu berharap kalian selalu ada dalam tiap nafas yang saya hembuskan dalam hidup saya.
Dalam moment bahagia saya atau kala duka menaungi hari-hari saya.
Teman, tidakkah kalian tau,
Saya sangat membutuhkan kalian.
Saya selalu membutuhkan dukungan kalian saat bimbang saya untuk memutuskan langkah hidup saya
Saya selalu membutuhkan bahu kalian saat saya ingin menangis
Saya selalu membutuhkan tawa kalian yang turut berbahagia kala saya merasa bahagia
Dan lebih dari itu, saya membutuhkan kalian hadir dalam hari hari saya, mewarnai hidup saya yang kelabu ini
Teman,
Tidakkah kalian tau, saya selalu berharap dapat berjalan bersama kalian, tertawa bersama kalian, menangis bersama kalian.
Saya tau kalian mengerti..
Saya menyayangi kalian….
beberapa hari yang lalu saya menonton film Toy Story sendirian dikamar kost saya, awalnya saya pikir, lucu juga nih mainan-mainan bisa punya perasaan. lalu saya pikir lagi, bukankah saya juga dulu berteman dengan semua mainan yang saya punyai. saya gendong kemana pun saya pergi, saya ajak bicara, dan bahkan saya tidur bersama mainan-mainan yang saya punya. mereka benar-benar teman. kapan pun saya butuh mereka saya mainkan mereka, dan ketika saya merasa jenuh saya buang mereka.
bukan berarti saya anggap teman saya adalah mainan. mereka sangat berarti buat saya, lebih berarti dari sebuah boneka, robot, atau mainan lainnya.
beberapa hari setelah saya menonton film toy story tersebut, ada beberapa teman dekat saya yang berkeluh kesah pada saya tentang teman baiknya. mereka nampak begitu sedih, seolah mereka ga punya teman lain, padahal mereka masih punya banyak teman lain yang peduli pada mereka. dan tanpa mereka sadari, banyak orang yang menyayangi mereka.
buat saya membangun sebuah pertemanan itu amat sangat sukar. ga segampang kita bikin mie instant yang dalam waktu ga kurang dari 10 menit udah bisa kita makan, dan kurang dari 5 menit uda habis kita makan. kita perlu banyak waktu untuk memahami karakter mereka. perlu banyak waktu juga untuk mengerti, dan menerima keinginan mereka, harapan mereka pada kita.
disadari atau tidak disadari, teman itu misterius. kadang susah ditebak. saya pernah mengalaminya. betapa sulitnya dia menerima watak aslinya jika itu sangat bertolak belakang dengan saya. betapa sulitnya memahami, saat saya merasa terluka dengan sifat teman saya yang amat menusuk di ulu hati saya. betapa sulitnya kita untuk beradaptasi dengan semua karakter yang bertolak belakang itu.
yang pengen saya tekankan disini adalah bagaimana kita menjaga pertemanan yang telah kita bangun dengan susah payah itu. bagaimana kita menjaga semuanya, agar tidak hancur lebur dan berantakan. di film toy story ajaa semua mainan saling menjaga agar mereka bisa selalu bersama, dan yang terpenting tidak saling menyakiti.
yang terakhir yang pengen saya sharingkan di entri ini adalah, untuk menjaga teman yang kita miliki, seperti apa pun dia. toh kita juga ga bisa berdiri sendiri tanpa teman. kenapa kita ga menjaga mereka dengan sebaik-baiknya. kalo seandainya mereka ga bisa memahami kita, kita yang harus memahami mereka. sesulit apa pun itu, lakukan dengan keyakinan bahwa semua yang kita lakukan ga pernah sia-sia.
take it slow. make it flow. let it glow...
salam manis dari tikii yang selalu manis.
Minggu, 27 Maret 2011
The build up
The build up lasted for days,
lasted for weeks,
lasted too long.
Our hero withdrew,
when there was two,
he could not choose one,
so there was none.
Worn into the vaguely announced.
Worn into the vaguely announced.
The spinning top made a sound
like a train across the valley,
fading, oh so quiet but constant til it passed,
over the ridge
into the distances
written on your ticket to remind you where to stop,
and when to get off.
The spinning top made a sound
like a train across the valley,
fading, oh so quiet but constant til it passed,
over the ridge
into the distances
written on your ticket to remind you where to stop,
and when to get off.
*King Of Convenience
Istana Pasir Itu...
Sebuah istana pasir
kubangun bersamamu di pantai itu
Betapa berat di kala kamu dan aku berusaha menjaga
agar istana pasir kita tidak rapuh..
Ombak di pinggir pantai, ibarat Jarak.
Secara perlahan melemahkan apa yang kita coba pertahankan..
Secara perlahan mengikis kepercayaan yang telah kita perjuangan..
dan pada akhirnya kita kalah oleh riak-riak keegoisan..
Bila memang istana pasir itu hancur,
masih ada pasir yang masih bisa dibangun lagi,
mungkin menjadi istana pasir yang lebih megah dan kokoh,
tapi mungkin bukan denganku,
kamu membangunnya.
Karena aku cuma bisa menjadi istana pasir yang kini tlah merapuh
Istana pasir itu,
maaf..aq merapuhkannya...
by Mattias Vicie on Sunday, October 24, 2010 at 7:56pm
*Catatan ini, ditulis oleh teman saya dikampus. Kelihatannya memang simple, tapi sebetulnya amat bermakna. Vici, menggambarkan hubungannya dengan mantan terindahnya seperti sebuah istana pasir yang dibangunnya bersama dengan mantan kekasihnya itu.
Saya tertarik sekali dengan catatannya ini.
membuat sebuah istana pasir dipinggir pantai tidak semudah yang kita bayangkan sebelumnya. membuat sebuah istana pasir itu tidak main-main, diperlukan kesabaran ekstra untuk membangun dindingnya agar menjadi kokoh. ada beberapa langkah yang diperlukan untuk mengokohkannya.
sama halnya dengan saya alami beberapa waktu ini, saya membangun sebuah istana pasir dengan tujuan yang berbeda, dengan cara yang berbeda pula. kemudian saya merasa lelah untuk membangunnya lagi, dan dengan sengaja saya menghancurkannya.
Karena menurut saya banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum kita mulai membangun istana pasir itu, banyak kesabaran dan ketekunan yang perlu ditabung untuk sebuah istana pasir yang kokoh.
dan menjaga istana pasir itu agar tetap kokohpun perlu banyak langkah, dan tidak semuanya mudah. semua akan mudah setelah kita mampu menyamakan tujuan untuk membangun istana pasir itu...
take it slow. make it flow. let it glow..
salam manis dari tikii yang selalu manis.
my future = His secret
Masa depan…
Kenapa yaa, Tuhan ga pernah bilang sama saya seperti apa masa depan saya. Dengan siapa saya menikah, apa pekerjaan saya, bagaimana kehidupan saya dimasa depan, berapa anak yang akan saya lahirkan.
Hhmmmmm…. Jangankan untuk masa depan. Hari esok saja selalu menjadi tanda Tanya buat saya.
Kenapa Tuhan ga berbicara secara jelas dan gamblang seperti apa jalan yang harus saya tempuh, langkah apa yang harus saya pilih.
Kenapa Tuhan ga menunjukan semuanya pada saya??
Seperti catatan seorang yang putus asa akan hidupnya…
Sebenarnya saya tidak merasa putus asa. Saya hanya merasa bingung, kenapa sih Tuhan memberikan banyak sekali hal yang penuh dengan tanda Tanya.
Saya tidak ingin mengeluh, karena saya yakin, dan saya tau, saya punya masadepan yang terjamin (Puji Tuhan)
Dan meskipun sesungguhnya saya tau, jawaban dari semua pertanyaan saya diatas, namun sekali lagi, saya bingung.
Masa depan memang selalu menjadi misteri. Dan apa yang didepan kita, ditentukan oleh hari ini.
Masa depan memang ada ditangan Tuhan, tapi seperti apa masa depan itu, kita yang menentukan, dimulai dari hari ini.
Dan memang kita yang harus memutuskan jalan seperti apa yang akan kita lalui didepan, lalu menyerahkan semuanya pada Tuhan, dan kemudian menyakini bahwa kita sudah berada dalam track yang benar.
Kadang disetiap langkah yang kita pilih terselip perbedaan yang mungkin menimbulkan silih pendapat dengan orang lain, begitu banyak rintangan, dan masalah yang akan kita hadapi disepanjang perjalanan ini.
Dan ketika telah berada pada masa yang selalu dinantikan, cobalah untuk menoleh kebelakang, begitu banyak hal yang sudah dilalui, begitu banyak rintangan telah diatasi.
Yang pasti saya percaya, bahwa jalan Tuhan memang sulit dimengerti, tapi harus dituruti. Sulit dipercaya, tapi harus dipatuhi. Sulit dipikirkan, tapi harus dihadapi.
Teman dekat saya pernah menuliskan sesuatu untuk saya, begini isi tulisannya,
“terkadang hidup menuntut kita untuk bertolak dengan diri kita. Namun apalah arti perbedaan, jika tujuannya untuk bertahan, asal segalanya untuk kelangsungan hidup, just do it. Don’t give up easily!”
*Lucia Chrisadinata*
Kadang semua yang telah kita persiapkan hari ini, tidak kita butuhkan dihari esok, dan semuanya terasa sia-sia. Tapi percaya deh, ga ada yang sia-sia. Kalo pun jalan hidup kita bertolak belakang dengan apa yang kita mau, saya percaya kita hanya belum mendapatkan apa yang kita cita-citakan.
Toh, semua ada waktunya, semua akan indah pada waktunya, pada waktu yang telah Tuhan tetapkan, tinggal bagaimana kita mempersiapkan semuanya.
Just take it slow, make it flow, and let it glow.
Semoga catatan saya ini nyambung, dari awal sampe akhir, maklum uda capek saya dengan hari ini…
Selamat malam.
Tuhan memberkati.
Salam manis dari tikii yang selalu manis…
Sabtu, 26 Maret 2011
MATA HATI TELINGA
Satu cerita tentang manusia
Coba ‘tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta diatas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya
Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia
Reff:
Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
Adakah kau rasakan kadang hati dan fikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang ‘kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak terpecahkan
Back to Reff: 2x
Buka mata hati telinga
Buka mata hati telinga
Coba kau buka mata hati telinga
Mata hati telinga
Mata hati telinga
Maliq and d'essential
Coba ‘tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta diatas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya
Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia
Reff:
Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
Adakah kau rasakan kadang hati dan fikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang ‘kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak terpecahkan
Back to Reff: 2x
Buka mata hati telinga
Buka mata hati telinga
Coba kau buka mata hati telinga
Mata hati telinga
Mata hati telinga
Maliq and d'essential
Langganan:
Postingan (Atom)




