WELCOME TO MY BLOG

blog ini 'sedikit' berbeda dengan blog saya sebelumnya. masih blog abal-abal dengan beragam makna hahaaa...

enjoy.

salam manis dari tikii yang selalu manis...

Jumat, 25 Maret 2011

Namanya Rengga....

"hmmmm, ganteng juga tu cowok, tinggi gede, agak chubby lagi, lucu. kulitnya putih, matanya agak sipit"
saya hanya membatin, saat pertama kali saya melihat sosok aduhai itu.
saat sosoknya berlalu dari hadapan saya, mata saya mengikuti kemana pergi sosok tinggi besar itu, hingga sosoknya menghilang.

beberapa hari setelah pertama kali saya menjumpai sosok tinggi besar itu, saya masih sering melihat sosoknya, namun saya malu untuk sekedar menyapa atau berkenalan.

semester demi semester berlalu, saya masih belum mengetahui siapa sebenernya mas tinggi gede itu. dari semeter pertama, sampe sekarang sudah ada di akhir semester empat saya masih belum mengetahuinya. toh saya juga hanya suka, kagum, dan terpesona mungkin.

selama empat semester ini, saya sudah punya pacar sebanyak dua ekor, dan beberapa laki-laki yang mendekati saya dimasa masa kesendirian saya, sayangnya mas tinggi gede itu ga mendekati saya.
pacar saya yang pertama diawal kuliah sudah menikah, dan sekarang saya sedang dalam proses melepaskan diri dari seorang pacar yang 'agak' psikopat kayaknya.
entah, tapi semakin hari saya makin yakin, kalo kemarin saya telah salah langkah memilih dia untuk menjadi pacar saya.

di awal semester empat, rasa penasaran saya benar benar memuncak pada mas mas tinggi gede aduhai itu. lalu sebisa saya, saya mulai menganalisa siapa sih sebenernya mas mas itu.
seingat saya, dari awal semester pertama saya kuliah, mas aduhai itu selalu pakai sendal jepit, celana pendek, dan kaos oblong kalo kekampus. hmm, pasti anak elektro nih, pikir saya.

kakak laki-laki saya juga anak elektro yang selalu menganggap sendal jepit, celana jeans butut yang dipotong asal-asalan adalah pakaian kebesarannnya selama kuliah. Untung si kakak sudah lulus, dan uda kerja sekarang.

menurut saya wajah si mas termasuk baby face, yang saya taksi mungkin kakak tingkat saya persis, angkatan 2008 mungkin. kebetulan saya punya beberapa teman elektro, yang angkatan 2008 juga ada beberapa. lalu coba saya tanyakan pada mereka. tapi apa hasilnya, bukannya menjawab pertanyaan saya, mereka kebanyakan menggoda saya, 'naksir tuhhhh....'
mereka sukses membuat saya tersipu.

kemudian saya mencoba memberanikan diri untuk bertanya teman kostnya, teman kostnya pun ternyata ga tau. Kali ini, saya menanyakan pada orang yang salah.

saya sedikit putus asa, ya sudahlah, saya hentikan saja penyelidikan abal-abal ini.

sosok mas tinggi gede aduhai itu memang sangat menggoda disepanjang semester empat ini. di semester" lalu, saya bahkan ga pernah berpikir kalo saya naksir sama mas mas satu itu. mmmmm, mungkin karena.....

suatu hal, yang saya sendiri ga tau itu apa, ya sudah dehh...

sampai suatu malam, saat saya autis sendirian, hanya ditemani laptop yang baru saja diformat hard-dishnya, saya mencoba online via facebook, dan saya seperti menemukan wajah mas mas aduhai itu di salah satu foto teman saya, difoto itu mas ganteng itu diapit oleh teman-temannya. saya yakin sekali itu pasti adalah laki-laki yang saya maksud.
segera saya membuka linknya, dan berhasil....

his name is....
Rengga......
saya ga berani nulis disini ahhh, takutnya nanti yang bersangkutan membaca, mau ditaruh mana muka saya ini.

ternyata dugaan saya salah. mas rengga bukan angkatan 2008. tapi 2006, dan fakultas yang sama seperti kakak saya.

sebenernya saya pengen melampirkan foto, atau biodatanya, tapi kok gimana gituuu yaaaa....

saya pun mengorek informasi lagi dari teman dekat saya, yang ternyata satu juga dengan mas rengga ini.

"nuel, kamu kenal sama rengga ga??" tanya saya.
"Rengga yang mana?" tanya nuel.
"itu lho, temen kost kamu.... anak elektro ituuu..." ujar saya.
"tau sihh, cuma orangnya agak sombong." jawab nuel polos.

what?????
sombong??
kok bisa sih orang yang lucu imut imut gituu, dan setelah saya (dengan lancang) membuka buka profilnya, kayaknya orangnya asik gitu, tapi teman saya bisa bilang dia sombong.

ini pasti si nuelnya ajaaa yang agak gimana, makanya dimata nuel rengga itu sombong.
(pembelaaan besar-besaran)

well, terlepas dari bagaimana pun sosok rengga dimata orang lain, dimata saya mas imut ituu tetep imut, tetep ganteng, tetep tinggi, tetep gede, tetep gokil juga pasti...

tapi tetap saja, saya juga tidak berani bermimpi terlalu tinggi. saya takut jatuh (lagi)

saya kerap memimpikan seseorang, tinggi sekali, sampai saya merasa sakit bukan main, saat mimpi saya itu tidak berubah menjadi apapun, tetap seperti semula. MIMPI.

namun seperti apa pun mimpi saya, saya juga berharap Tuhan mendengar saya.

dan sejujurnya, saya belum pernah mengalami "jatuh cinta" yang seperti ini. baru ketemu dijalan ajaa, kayak uda ga dibumi lagi rasanya. baru lewat depan kostnya ajaa uda kegeeran, dia pasti ngliatin saya dari dalam.


buat saya mengucapkan nama rengga sebelum saya tidur pun sudah membuat saya senang.
dan tiap kali saya melihat sosoknya, saya selalu merasakan energi positif mengalir dalam diri saya, padahal sebelumnya saya berada pada kondisi dimana mood saya benar-benar kacau.


jatuh cinta memang indah. rasanya saya ingin ini bukan sekedar mimpi. hihiiiii... 
cinta itu, harus senantiasa berbalut harapan, dan doa.

keep dreaming guys....
take it slow. make it flow. let it glow...

salam manis dari seorang tikii yang selalu manis...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar